Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Universitas Andalas Mengunjungi Kota Budaya Sawahlunto
Jumat,29 September 2023 - 10:08:00 WIBDibaca: 527 kali

Sawahlunto, 17 September 2023 - Sebuah rombongan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) baru-baru ini melakukan perjalanan ke Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Perjalanan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman berharga dalam belajar, tetapi juga mengeksplorasi warisan sejarah dan budaya yang kaya di kota ini.
Sawahlunto, yang terletak di pegunungan Bukit Barisan, memiliki sejarah yang kaya sebagai salah satu pusat pertambangan batu bara terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-19. Para mahasiswa PMM ini datang ke kota ini dengan tujuan utama untuk memahami dampak sejarah pertambangan batu bara terhadap perkembangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Salah satu momen unik dalam perjalanan ini adalah kunjungan mereka ke Museum Tambang Batu Bara Ombilin. Museum ini merupakan bekas gudang penyimpanan batu bara dan sekarang menjadi tempat yang mengesankan yang menampilkan artefak dan sejarah pertambangan batu bara di kawasan Ombilin. Mahasiswa PMM dapat melihat peralatan tua, foto-foto bersejarah, dan mendengarkan kisah-kisah menarik tentang kehidupan para penambang pada masa lalu.
Selain itu, para mahasiswa juga menjalani tur ke lokasi bekas tambang batu bara yang sekarang telah direhabilitasi menjadi kawasan wisata alam yang indah. Mereka belajar tentang upaya pemulihan lingkungan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat setempat, serta bagaimana kawasan tersebut kini menjadi daya tarik pariwisata yang menarik.
Selama kunjungan mereka, para mahasiswa juga berinteraksi dengan masyarakat lokal. Mereka berkesempatan untuk belajar tentang budaya Minangkabau yang kaya dan merasakan keramahan penduduk Sawahlunto. Makanan khas seperti rendang dan sate padang menjadi favorit mereka, dan tarian tradisional seperti tari Piring dan tari Saluang Tuo juga menjadi bagian dari pengalaman budaya yang tak terlupakan.
Dalam diskusi yang diadakan selama perjalanan, mahasiswa PMM mendiskusikan dampak sejarah pertambangan terhadap perkembangan ekonomi kota-kota tambang, pembelajaran yang dapat diambil dari rehabilitasi lingkungan, dan potensi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sawahlunto.
Perjalanan ini tidak hanya memperluas pengetahuan mereka, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana sejarah dan budaya lokal dapat menjadi aset berharga dalam pembangunan masa depan. Mahasiswa PMM berharap bahwa pengalaman ini akan memberi kontribusi positif bagi pemahaman mereka tentang kekayaan budaya di Kota Sawahlunto. (azmil)
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya